in

Blak-blakan, Anggun C Sasmi ungkap alasan pindah kewarganegaraan

Blak-blakan, Anggun C Sasmi ungkap alasan pindah kewarganegaraan

Anggun Cipta Sasmi merupakan artis yang tidak hanya dikenal di Indonesia saja, namanya juga sudah melanglangbuana sampai ke taraf internasional.

Karya Anggun bahkan telah dinikmati banyak orang di seluruh dunia. Memulai karier di Indonesia, pelantun lagu ‘Bayang-bayang Ilusi’ itu kini justru memilih untuk pindah kewarganegaraan.

Melansir dari Wikipedia, pada tahun 1994, Anggun memilih untuk meninggalkan Indonesia. Bukan tanpa tujuan mengapa akhirnya ia bertolak ke luar negeri.

Penyanyi berusia 43 tahun itu ingin melebarkan kariernya ke taraf internasional. Dengan bantuan seorang produser besar di Prancis, Anggung kini banyak melahirkan karya yang sangat diapresiasi.

Beberapa lagunya bahkan berhasil menembus tangga Bilboard Amerika. Sampai akhirnya Anggun juga memilih untuk pindah kewarganegaraan menjadi warga negara Prancis.

Celaan juga hujatan diterima Anggun gara-gara dirinya memilih untuk menjadi warga negara Prancis.

Tapi Anggun memiliki alasan tersendiri mengapa dirinya memilih jalan itu. Ia membeberkannya melalui sebuah wawancara di Playboy magazine, seperti yang diposting akun @makrumpita.

Anggun memilih untuk ganti kewarganegaraan karena tidak dibantu Pemerintah Indonesia. Bahkan kesuksesan yang diraihnya kini sama sekali tidak mendapat bantuan dari orang Indonesia.

Sekarang ini banyak yang mengatakan Anggun seperti kacang lupa akan kulitnya. Dia juga membeberkan bantuan seperti apa yang diinginkannya.

Ibu dari 1 anak ini pernah meminta bantuan ke KBRI agar dirinya mendapat kemudahan mengenai visa sehingga bisa dengan mudah mempromosikan karyanya ke kancah internasional.

Tapi ternyata pihak KBRI tidak memberikannya dan justru memberikan statement yang cukup mengejutkan.

Kendati demikian, Anggun C.Sasmi mengaku tidak sakit hati. Dirinya hanya tersinggung karena dianggap dilecehkan.

Bahkan saat kembali ke Indonesia, ada wartawan yang mewawancarainya dengan bahasa Inggris. Ia pun merasa sakit hati karena dirinya tidak seperti itu dan tetap ingat bahasa Indonesia.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *