in

Jadi korban bercandaan temannya, siswi asal Madura alami patah tulang belakang

siswa alami patah tulang. (IST/NET)

Bercanda memang mengasyikan, bikin kita terhibur, melepas stres dan bisa membuat awet muda. Tentu jika bercandanya dalam tahap yang wajar, tak berelbihan, tak menyinggung dengan hal yang sensitif.

Tentu terdapat berbagai macam karakter seorang teman. Mulai dari bersikap baik setiap saat, manis di depan namun diam-diam menusuk, bahkan ada juga yang kerap bercanda berlebihan dan cenderung membuat orang tersinggung bahkan melukai seseorang.

Seperti yang dialami oleh siswi SMA di Pandewu, Pamekasan, Madura, yang menjadi korban candaan teman-temannya hingga harus menderita patah tulang dibagian belakang.

Kabar itu tersiar setelah akun Facebook Andy Shubhan mempostingnya di grup Madoera Tempo Doeloe.

Dikabarkan juga siswi yang berinisial AN itu kini bahkan tak bisa duduk.

Menurut akun itu, kejadian terjadi pada hari Selasa (3/9). Hal itu bermula saat AN hendak duduk di kursinya, namun kursi yang akan AN duduki di tarik oleh salah seorang temannya sampai AN terjatuh dan mengerang kesakitan.

“An*** mengalami patah tulang belakang akibat candaan temannya yang kelewatan. Saat mau duduk, kursinya ditarik oleh salah satu temannya. Akibatnya, An*** terjatuh dan mengerang kesakitan,” tulis akun Andy Shubhan dalam postingannya.

AN pun disebut kini masih mengeluh kesakitan.

“Sampai saat ini yang bersangkutan tidak bisa duduk dan terus-menerus menangis kesakitan akibat tulang belakangnya patah,” ungkapnya.

Akun itu juga menghimbau kepada seluruh anak sekolah di seluruh Indonesia, khususnya Pamekasan, untuk tak melakukan hal serupa yang berakibat fatal nantinya.

“Sebagai renungan bersama, hati-hati jangan sampai terulang kembali. Menarik kursi saat temannya mau duduk, mengakibatkan orang lain mengalami kecelakaan hingga menyebabkan patah tulang belakang,” harapnya.

Dibalik kejadian itu, Babinsa Tanjung Pandewu, Supri membenarkan akan kejadian itu. Menurutnya, korban saat ini telah berada di rumahnya dan masih merasakan sakit.

“Iya bener, kalo mau ke lokasi nanti sama saya. Saya antar,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *