in

Untuk atasi pelanggaran lalu lintas, polisi di Sidoarjo gunakan patung hidup

Di zaman sekarang ini masih banyak para pengendara yang melanggar lalu lintas. Untuk mengatasi masalah itu tak bisa dilakukan dengan cara konvensional saja. Pihak berwenang harus punya sejuta ide untuk mengurangi perilaku tak tertib lalu lintas ini.

Seperti belakangan ini yang menggegerkan Sidoarjo. Sebuah patung polisi sengaja di tempatkan di ruas jalan yang rawan terjadi pelanggaran.

Para pemotor yang biasanya melaju dari arah Surabaya, kerap memutar balik di bawah jembatan layang Waru, yang kemudian langsung memotong jalan dan memotong arus ke jalan Letjen Sutoyo, Waru, Sidoarjo.

Keberadaan patung polisi itu diharapkan agar bisa mengurangi pelanggaran lalu lintas. Benar saja, beberapa hari para pengguna jalan tak lagi berani melanggar. Sayangnya, itu hanya sebentar karena mereka menyadari bahwa itu hanya sebuah patung.

Tapi hal menarik terjadi saat para pengendara motor tak hiraukan keberadaan patung polisi. Tiba-tiba saja, patung polisi itu ternyata bisa hidup dan menghalangi laju para pelanggar tersebut.

Rupanya, polisi sudah menukar patung polisi dengan polisi betulan karena pelanggar di titik tersebut kembali berulah.

Polisi betulan itu bergaya seperti patung dan langsung bergerak menghadap para motor. Alhasil, banyak pengendara yang melanggar lalu lintas itu kaget dan tak bisa mengelak.

“Ternyata masih ada juga yang melanggar, akhirnya patungnya lompat hidup nangkep. Banyak masyarakat yang belum sadar keselamatan. Keselamatan utamakan,” ujar polisi yang bertugas menjadi patung itu dalam video yang diunggah oleh akun Facebook Sidoarjo.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *