in ,

Demi menafkahi lima anaknya, pak Setu rela berjualan balon dengan merangkak

Keterbatasan fisik bukanlah sebuah halangan bagi seorang kepala rumah tangga agar tetap bisa menafkahi keluarganya. Begitu juga yang dilakukan Setu, seorang pria berusia 50 tahun ini.

Keterbatasan fisiknya bukanlah halangan bagi ia untuk terus bekerja mencari nafkah bagi keluarganya.

Pria asal Gempolan, Jatiyoso, Karanganyar RT 004/004 ini setiap hari merangkak berjualan balon demi menghidupi ke lima anaknya.

Kisah insfiratif Pak Setu ini langsung viral di media sosial usai videonya yang sedang merangkak berjualan balon diunggah oleh akun Instagram @thoryc.id, Sabtu (15/6).

View this post on Instagram

Ketika engkau merasa Lelah.. Lihatlah beliau.. Meski keterbatasan Fisik, semangat utk meraih sebagian RezekiNya begtu luar biasa.. .. Pak Setu 50 th, ayah dr 5 orang anak. Semangaaat bapaak.. Semoga lelahmu berujung berkah.

A post shared by Mas Amad (@thoryc.id) on

“Potret perjuangan pak Setu 50 tahun, seakan memberikan pelajaran berharga.. Bahwa dlm kondisi apapun, kita musti pantang menyerah, terlebih dalam meraih rezeki dariNya dengan cara yang halal.. Semangat Pak Setu, swmoga setiap peluhmu, berujung berkah,” begitu keterangan foto yang tertulis di akun Instagram tersebut.

Foto yang diunggah akun Instagram @thoryc.id itupun langsung viral dan hingga kini sudah mendapat 4000 lebih orang yang menyukai dengan ratusan komentar dari warganet dan videonya sudah di tonton lebih dari 10.000 tayangan.

l_ys99,”Aamiiin.. Smngaatt pak, satu tetes keringatmu bakal dibalas Allah dg seribu kenikmatan nanti .. Aamiin”

widya_rose,”Sudah pernah ketemu sm bapak ini,,saluut banget sm perjuangannya yg tetep mau berusaha walaupun dlm keadaan begini.Dan alhamdulillah pas ketemu bapak ini diseberang jalan belakang pasar gede ada mas2 yg turun dr mobil memborong dagangan bapak ini🤗 salut juga sama mas nya🙏🏻 semoga barokah rejeki mas bya dan si bapak sll diberi kesehatan”

arumafi_official,”👍👍 masyaAllah . Mudah2an semakin bertambah pintu rejeki untuk pak setu”

hendra_sasmitta,”Salut sma bpak nya.. walaupun fisik udah ga memungkinkan, beliau ga ngemis.. terkadang orang yg masih bisa bekerja tapi sukanya ngemis”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *