in

Video viral, polisi tilang anak naik motor berboncengan empat

Video viral, polisi tilang anak naik motor berboncengan empat

Sebuah video yang nampak memperlihatkan seorang polisi tengah memberhentikan empat orang anak yang berboncengan naik sepeda motor beredar di media sosial.

Video tersebut pertama kali diunggah oleh seorang pengguna Instagram dengan akun bernama @hendra.napit. Hendra sendiri merupakan Kanit Dikyasa Polres Mura.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (19/7/2018), di Jalan Lintas Muara Lakitan, Pecunang, Palembang.

Dalam video berdurasi kurang dari satu menit itu, nampak Hendra memperingatkan serta memberikan pertanyaan kepada anak-anak yang masih duduk dibangku SD itu.

Saat ditanya mau kemana, dengan santai mereka menjawab akan menuju kebun untuk memetik durian.

Nampak mereka seolah tidak takut kepada petugas, namun meraka ketakutan setelah polisi mengatakan motornya akan ditahan dan orang tua mereka yang harus mengambilnya di kantor kepolisian.

Sebelum diberhentikan mereka sempat akan menarik gas motornya dan berusaha kabur dari petugas.

Akhirnya, polisi menyita kendaraan yang mereka gunakan dan membawanya ke kantor polisi untuk diambil oleh orang tua anak tersebut.

Setelah motor disita, keempat anak ini dipulangkan dengan menggunakan angkutan umum.

Dan video tersebut menuai bergam komentar dari para netizen.

tharie_na70  “Wakakakakakk 😂 kok lucu bang.. Ekspresi muka2nya itu lho, gk takut sama sekali.. Bagus ni diviralkan bang”.

tioma_siahaan “Lucu juga ya pak liatnya…tpi aku jdi kasian liatnya”.

cindy_tokk “kasian jg lihat anak masih polos”.

hafidza_assabaniya “komandan nada bicaranya tlg lembutkan,, ko sama anak kecil keras sekali suaranya,,, hhhhh”.

Hingga sehari setelah penilangan, sepeda motor yang dikendarain anak-anak itu belum juga diambil dan masih berada di kantor kepolisian setempat.

Menurut Hendra, ia dan 4 petugas lain menggelar operasi di tempat itu untuk menertibkan pelajar yang kerap naik angkutan di bagian atap. Namun, justru menemukan keempat anak berboncengan mengendarai sepeda motor.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *