in

Fenomena langka, bayi 7 bulan ini hamil, orangtua syok saat tahu penyebabnya

Fenomena langka, bayi 7 bulanini hamil, orangtua syok saat tahu penyebabnya

Bagi orang tua, mendengar kabar putrinya hamil tentunya merupakan sebuah kebahagiaan yang luar biasa. Tapi lain halnya jika sang putri hamil diluar nikah.

Dan hal itulah yang terjadi pada pasangan asal India, Manisha dan Motisingh Rathava. Kedua orang tua itu kaget saat mengetahui kalau putrinya yang baru berusia 7 bulan sudah hamil.

Mulanya, Manisha dan juga Motisingh tidak menyadari keanehan yang terjadi pada diri putrinya, Prinsa Rathava.

Sejak berusia 5 bulan, perut Prinsa mulai tampak membuncit. Merasa cemas dengan kondisi putrinya, pasangan itu pun membawa Prinsa ke rumah sakit.

Betapa terkejutnya kedua orang tua itu setelah anaknya diperiksa, dokter mengatakan ada janin yang di dalam perut Prinsa.

Kedua orang tua itu pun syok saat mengetahui apa penyebabnya. Ternyata janin yang ada di dalam perut Prinsa itu adalah adik kembarnya.

Sang ibu seharusnya melahirkan anak kembar, tapi salah satu janinnya itu gagal berkembang dan malah bersarang di rahim kembarannya.

Kondisi langka itu pun disebut Foetus in foetu atau janin di dalam janin. Menurut dokter, kondisi ini hanya terjadi pada 200 kasus di seluruh dunia.

Pada 19 Februari 2018, Prinsa dibawa oleh orang tuanya ke rumah sakit untuk segera dilakukan tindakan pengangkatan janin di dalam perutnya itu.

Prinsa dioperasi di rumah sakit umum Gujarat, India. Enam tim dokter, termasuk tiga ahli anesthesi senior, yang bertanggung jawab dalam operasi tersebut.

Janin seberat 130 gram itu ditemukan diantara usus dan juga ginjal Prisa. Beruntung, tim dokter berhasil mengangkatnya.

Kepala departemen bedah anak, Dr. Rakesh Joshi, mengatakan kalau awalnya janin itu bisa lahir dengan selamat dari rahim sang ibu.

Dokter Rakesh Joshi menambahkan, operasi yang mereka lakukan telah berhasil dan Prinsa bisa tumbuh secara normal seperti anak-anak pada umumnya.

Kasus foetus in foetu yang dialami Prinsa itu terjadi karena janin kembar dalam rahim sang ibu yang gagal memisah. Akibatnya, salah satu janin tidak bisa berkembang dan bersemayam di dalam tubuh janin yang normal.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *