in

Jejalkan rokok ke mulut anaknya yang masih balita, pria ini bikin netizen geram, orangtua sableng!

Jejalkan rokok ke mulut anaknya yang masih balita, pria ini bikin netizen geram, orangtua sableng!

Sebagai orang tua, sudah pasti mereka akan menjaga dan merawat dengan baik buah hatinya. Dengan semampu dan sekuat tenaga mereka akan melindungi anaknya dari bahaya sekalipun nyawa taruhannya.

Namun lain halnya dengan orang tua yang satu ini. Bukannya menjauhkan anaknya dari asap rokok yang berbahaya, tapi dia malah menjejali mulut anaknya itu dengan rokok yang menyala.

Sontak hal itu pun membuat netizen geram. Foto itu pertama kali diunggah oleh akun Facebook bernama Renigetd Agu Mrajalela yang diunggal pada Sabtu (17/2).

“Hembuskan lah nak slama bapak blum mlarang

Generasi Renigetd Agu Mrajalela”, tulis kaun tersebut dalam unggahannya.

Dalam foto itu tampak seorang bocah pria yang sedang merangkak yang mulutnya dijejali dengan sebatang rokok yang menyala.

Dalam foto itu juga tampak seoeang pria dewasa yang memegangi bocah tersebut seraya merangkulnya.

Pria dewasa dalam foto itu diduga adalah ayah dari bocah yang mulutnya dijejali dengan rokok menyala tersebut.

Unggahannya itu pun kemudian menjadi viral sampai diunggah ulang oleh akun @ratu.gosip di Instagram, Selasa (20/2).

Sontak, postingan itu pun dibanjiri komentar dari para netizen yang geram dengan kelakuan orang-orang yang tega melakukan hal tersebut pada bocah kecil itu.

latahzan.gallery, “Walopun rokok mainan,tp kok emosi ya ngeliatnya?”

ayamkuyupbdl, “kok ga langsung pake piso aja pak klo mau bunuh anaknya mah. ortu gila”

mind_chocho, “Itu sebenere Rokok mainan yg merah¬≤ itu lasernya. Soale dosenku punya. Cuma ini bapake emg rada edan 😒”

tya.stuff, “Astaghfirullaah, anak masih polos gitu. Tatapannyaa 😣 Bapaknya mau bikin anaknya jadi apa emank??”

yustisia85, “Astagfirullah..semoga kamu bisa mempertanggung jawabkan perbuatanmu di akherat nanti pak..”

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *