in

Momen langka, singa putih ‘cium tangan’ seekor anjing ini terekam kamera

Momen langka, singa putih 'cium tangan' seekor anjing ini terekam kamera

Baru-baru ini sebuah video yang menunjukkan hubungan anjing dan singa menghiasi media sosial Instagram dan kemudian menjadi viral.

Dalam video itu mereka seolah sedang melakukan gerakan yang mirip dengan ‘mencium tangan’ seperti yang biasa manusia lakukan.

Video itu sendiri pertama kali dibagikan di Reddit, Minggu (28/1). Dalam video itu tampak seekor singa putih yang melenggang mendekati seekor anjing berwarna coklat.

Singa itu kemudian memegang dan mengangkat salah satu kaki depan si anjing lalu mendekatkannya ke moncongnya. Gerakan itu mirip seperti gerakan jabat tangan atau cium tangan pada manusia.

Video unik dan langka itu pun segera menarik perhatian. Hal itu terbukti dari ribuan komentar yang didapatkannya.

Selain karena perilaku yang unik, banyak orang yang penasaran tentang mengapa singa bisa mencium tangan si anjing.

Ternyata keduanya telah tumbuh dan berkembang bersama dalam perawatan Black Jaguar-White Tiger Foundation (BJWT), sebuah lembag nirlaba yang berbasis di Meksiko untuk menampung satwa liar.

Singa jantan yang diberi nama Miki itu merupakan binatang liar yang sebelumnya dipelihara secara ilegal di sebuah apartemen. BJWT lalu menyelamatkannya pada Oktober 2016 lalu.

Singa putih itu kemudian dibesarkan dalam perlindungan BJWT bersama anjing yang bernama Camila. Hal itu berlangsung ssat keduanya sama-sama masih bayi.

Keduanya pun tiba di penangkaran di waktu yang hampir bersamaan. Gak lama kemudian, keduanya juga ditempatkan di kandang yang sama.

Padahal saat di alam liar singa dan anjing bisa saja saling memangsa. Tapi ternyata hewan dari spesies berbeda kadang-kadang bisa membentuk persahabatan yang gak terduga.

Dilansir dari Live Science, Bonnie Beaver, profesor kedokteran hewan di Texas A & M University, A. S menyebut bahwa bukan hal yang aneh bagi hewan dalam penangkaran untuk membentuk ikatan erat dengan spesies yang tidak dapat mereka hindari atau makan.

Hal itu karena mereka menikmati pertemanan satu sama lain, terutama jika mereka terbiasa menyesuaikan diri dari kecil.

Sayangnya banyak orang yang mempertanyakan tentang interaksi fisik kucing besar itu dengan manusia. Apalagi menurut laporan The Daily Beast pada 2016, terlalu banyak interaksi fisik antara hewan dengan manusia dapat menimbulkan risiko berbahaya bagi penanganan mereka.

Ditambah lagi BJWT sampai saat ini belum terdaftar secara resmi sebagai salah satu lembaga perlindungan hewan. Banyak yang berfikir bahwa pendekatan langsung terhadap perawatan hewan mungkin lebih berbahaya daripada membantu.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *