in

Laporkan dosennya ke polisi, mahasiswi ini dilecehkan saat bimbingan skripsi

Laporkan dosennya ke polisi, mahasiswi ini dilecehkan saat bimbingan skripsi

Salah seorang dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Universitas Lampung (Unila) berinisial CE, dilaporkan ke Polda Lampung.

Pria yang memiliki gelar doktor itu dilaporkan oleh seorang wanita berinial DCL, yang merupakan mahasiswinya sendiri atas tuduhan pelecehan dan pencabulan.

Paman korban, Subir Sulaiman menduga jika perbuatan tidak senonoh itu sudah sering dilakukan oleh CE.

Sulaiman menjelaskan jika pelecehan yang dialami oleh keponakannya itu sering terjadi di ruangan CE saat ia memberikan bimbingan skripsi. Pasalnya, CE merupakan dosen pembimbing keponakannya.

Keponakannya itu sering menghadap CE untuk urusan bimbingan skripsi. Saat menghadap, DCL kerap mendapat perlakuan tidak senonoh. Bahkan hal itu disaksikan langsung oleh kawannya.

Korban pun sering diintimidasi oleh pelaku untuk tidak menceritakan kejadian itu kepada siapapun. Sebagai imbalannya, pelaku akan membantu kelulusan skripsinya.

Sulaiman pun menambahkan, pihaknya juga menyerahkan bukti berupa percakapan WhatsApp antara korban dengan pelaku. Dalam pesan itu terdapat kata-kata cabul.

Saat ini bukti itu telah diserahkan ke penyidik Subdit IV Remaja Anak dan Wanita termasuk saksi teman korban yang juga mendampingi korban saat melapor ke Polda Lampung.

Sementara itu CE, membantah tudingan pelecehan seksual yang dialamatkan kepadanya. Soal tuduhan tersebut, CE mengaku kalau dirinya tidak pernah melakukan hal itu, terlebih tugasnya membimbing DCL sudah selesai.

Dosen yang meraih gelar doktor dari Universitas Pendidikan Indonesia itu mengaku kalau dirinya sudah banyak membantu DCL.

Saat ditanya bantuan apa yang telah diberikan kepada DCL, CE mengaku kalau dirinya sering meminjamkan sejumlah buku untuk keperluan skripsi. Bahkan, buku-buku itu belum dikembalikan oleh DCL.

CE pun mengaku kalau dirinya tidak gentar dilaporkan ke Polda Lampung oleh DCL. Ia pun siap menghadapi proses hukumnya.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *