in

Nggak terima mantan pacar unggah foto bersama pria lain, pria di banjarbaru bunuh seorang terapis cantik

Nggak terima mantan pacar unggah foto bersama pria lain, pria di banjarbaru bunuh seorang terapis cantik

Belum lama ini warga Banjarbaru dibuat geger dengan ada sebuah peristiwa yang terjadi disana. Seorang terapis cantik ditemukan tak bernyawa pada Selasa (17/4) kemarin.

Wanita cantk itu diketahui bernama Mulin Nikmah yang ditemukan dalam keadaan tak bernyawa karena dibunuh.

Pembunuhan tersebut terjadi di Salon Hafabi, Jalan Panglima Batur, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Jenazag Mulin ditemukan bersimbah darah dengan sejumlah tusukan senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya.

Korban sendiri ditemukan di pinggir jalan nggak jauh dari tempat kerjanya. Nggak lama berselang, Polsek Banjarbaru Kota dan Buser Polres Banjarbaru berhasil mengamankan pelaku.

Pelaku pembunuhan itu diketahui berinisial AS. Usut punya usut ternyata pelaku merupakan mantan pacar dari sang korban.

Kepada polisi, AS mengaku kalau dirinya sudah pacaran selama satu tahun dengan Mulin. Tapi ia diputuskan tiga bulan yang lalu.

Meski demikian, As mengaku masih sering berhubungan dengan Mulin. Saat ditanya apa alasannya melakukan tindakan keji itu, As mengaku kalau dirinya sakit hati.

AS merasa hatinya langsung panas saat melihat Mulin mengunggah foto bersama dengan pria lain di Instagram dan juga WhatsApp miliknya. Karena itulah muncul niat untuk membunuh korban.

Kasatreskrim Polres Banjarbaru AKP Sudarno dengan didampingi Kapolsek Banjarbaru Kota Kompol Purbo Raharjo dalam proses rilisnya mengatakan kalau kasus ini termasuk dalam pembunuhan berencana.

Oleh karena itu, AS dikenakan pasal 340 tentang tindak pidana yang dilakukan dengan perencanaan. Sudarno juga menambahkan kalau AS sudah membeli pisau sepanjang 18 cm sehari sebelumnya.

Dengan berbekal fakta itu, polisi pun beranggapan kalau AD sudah merencanakan pembunuhan itu dari awal.

Keesokan harinya AS pun mendatangi tempat kerja korban. Ia kemudian agar keluar dari salon tempatnya bekerja.

Kemudian pelaku pun melancarkan enam tusukan pada tubuh korban. Kronologi itu sendiri disampaikan langsung oleh sahabat korban, Ema.

Ema mengisahkan bahwa sahabatnya itu ditelpon oleh As. Tak berselang lama terdengar suara gaduh di luar salon dan ternyata Mulin ditemukan sudah bersimbah darah.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *