in

Sempat hebohkan publik, ‘identitas’ tikus mandi yang viral di sosmed kini terkuak

Sempat hebohkan publik, 'identitas' tikus mandi yang viral di sosmed kini terkuak

Beberapa waktu lalu pengguna media sosial sempat dibuat heboh dengan beredarnya rekaman ‘tikus mandi’ di situs Youtube dan Instagram.

Dalam video itu, tikus tersebut berperilaku aneh menirukan gaya manusia yang sedang mandi. Ia menggosok-gosokkan badannya sendiri dengan sabun. Sekujur tubuhnya pun terlihat basah.

Ternyata tikus itu berasal dari Huaraz, Peru. Aksi lucu tikus mandi itupun diabadikan oleh seorang DJ bernama Jose Correa, menurut kalimnya.

Dan kini netizen dibuat bertanya-tanya mengapa seekor tikus bisa melakukan hal tersebut dan bisa berdiri dengan dua kaki belakangnya.

Sebenarnya ada banyak teori seputar video yang menunjukkan tingkah lucu hewan pengerat itu. Akan tetapi kita mungkin terlalu terpaku pada video tikus itu.

Seharusnya yang digaris bawahi dalam kejadian ini adalah jenis makhluk dalam video itu. Apakah itu benar-benar seekot tikus atau yang lainnya.

Para pengamat mengatakan bahwa binatang tersebut justru lebih mirip pacarana, seekor binatang pengerat berwarna coklat yang kerap ditemui di Peru.

“Dengan ukuran kepala yang besar, bisa melakukan posisi bipedal (dua kaki), anggota tubuh depan yang fleksibel, ekor yang kaku dan pendek, serta warna tubuh yang tak begitu mencolok… hewan itu lebih terlihat seperti pacarana,” kata Dallas Krentzel, seorang ahli biologi evolusioner khusus hewan pengerat dari University of Chicago, dilansir News.com.au.

Pacarana merupakan hewan pengerat langka yang umumnya ditemukan di Amerika Selatan, seperti Peru, Brasil dan Kolombia. Rata-rata berat tubuhnya sekitar 15 kg, seperti Wombat Amerika Latin tapi lebih kecil lagi.

Wombat dan pacarana sendiri secara fisik memang tampak sama, tapi keduanya spesies ini beda keluarga.

Krentzel menambahkan, pacarana merupakan hewan yang mahir menggunakan kaki depannya untuk mencari makan dan mengolah makanannya. Sedangkan ukuran hewan pengerat di video itu tidak jelas, karena tak ada pembandingnya.

Hewan itu juga tidak memiliki ekor khas tikus, kata Krentzel. Dia menegaskan, selain pacarana, gak ada makhluk lain yang wujudnya serupa dengan ‘tikus mandi’.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *