in

Beredar video pencuri beraksi di kereta, begini cara pelaku menggasak tas penumpang

Beredar video pencuri beraksi di kereta, begini cara pelaku menggasak tas penumpang

Beredar sebuah video aksi pencurian di dalam gerbong kereta eksekutif yang jadi viral di media sosial. Video itu menyebar di Twitter, Instagram dan grup WhatsApp.

Dalam video yang berdurasi 1 menit 38 detik itu terlihat dua penumpang pria sedang beraksi untuk menggasak isi tas milik penumpang lainnya.

Tidak diketahui pukul berapa kedua pelaku itu beraksi, tapi dilihat dari rekaman itu sebagian besar penumpang di gerbong tersebut sedang tertidur pulas.

Para pelaku yang berusia antara 35-45 tahun itu melakukan aksinya dengan cara mengalihkan perhatian penumpang lainnya.

Seorang pelaku yang duduk paling pinggir awalnya memindahkan tas hitam miliknya ke lorong tempat penumpang melintas. Tujuannya adalah agar penumpang lain tidak curiga.

Kemudian dia melebarkan selimut warna merah agar pandangan penumpang dibelakangnya terhalang. Saat situasi dirasa aman, pelaku yang duduk di dekat kaca kemudian berjalan dengan cara merayap mengambil tas penumpang yang duduk di depannya.

Tas warna hitam itu lalu digeser ke bangku yang ditempati kedua pelaku. Setelah menguras isinya, tas itu dikembalikan lagi ke depan jok penumpang di depan kedua pelaku.

Tidak dijelaskan dimana dan kapan kejadian itu terjadi. Namun setelah videonya menyebar dan beberapa netizen mempertanyakan pengawasan CCTV dari pihak KAI, pihaknya pun langsung memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut.

“Selamat pagi, meskipun pada perjalanan KA sudah ada petugas keamanan dan fasilitas CCTV pada beberapa kereta, penumpang tetap /1,” jawab pihak KAI lewat akun Twitter resminya @KAI121.

Pihak dari KAI juga masih menelurusuri siapa pelaku pencurian tersebut.

“Selamat malam. Kejadian tersebut sedang ditelusuri, serta menjadi bahan evaluasi, untuk meningkatkan keamanan penumpang KA. /1,” tulis pihak KAI lewat akun Twitter resminya.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *