in

Viral video Bupati Lebak amuk oknum yang rusak taman di hadapan warga

Viral video Bupati Lebak amuk oknum yang rusak taman di hadapan warga

Menjadi seorang pejabat daerah tentu bukanlah yang gampang. Selain membutuhkan keuletan dalam menata kota, mereka juga harus bersiap menghadapi masalah.

Tapi seperti halnya manusia biasa, terkadang pejabat pun juga bisa marah besar di hadapan warganya.

Seperti halnya yang terjadi pada Buupate Lebak, Iti Octavia Jayabaya. Video kemarahannya di depan warga jadi viral setelah diunggah pertama kali oleh akun Twitter @Miko1309 pada Minggu (15/10).

Kemudian video itupun menyebar luas ke berbagai media sosial lainnya, salah satunya di media sosial Instagram yang di unggah oleh akun @neng_jepret, Selasa (17/10).

Dengan logat sundanya yang kental, ibu Bupati ini berteriak-teriak di hadapan warga Lebak. Amarah wanita berusia 39 tahun itu tentu bukan tanpa alasan.

Kemarahannya ditengarai oleh adanya rangka bangunan yang hampir jadi di kawasan yang seharusnya dijadikan taman.

Mencari siapa oknum yang membuat gara-gara itu, Iti pu berteriak di hadapan warga sekitar.

“Kalian menganggap remeh saya? Pak Camat ini bagaimana sih? Kepala Desa gimana?” teriaknya dalam video itu.

Tidak berhenti sampai disitu, ia pun turut memanggil Satpol PP untuk menertibkan bangunan yang berdiri tanpa izin itu.

Sesaat setelah memerintah Satpol PP, terlihat Iti menemui lurah setempat. Dengan tegas, ia menanyakan perihal izin pembangunan. Namun emosinya kembali memuncak kala lurah tersebut tidak mengetahui apapun perihal bangunan rumah yang dimaksud.

“Masak urusan desa gak tahu? Masak harus bupati yang turun tangan? Lebak itu ada 340 desa!” teriaknya.

Selain adanya bangunan yang tidak ada perijinan, Iti juga menyayangkan sikap kepala desa serta camat setempat yang seolah tidak mau tahu.

“Bagaimana daerah ini bisa maju?” Sebelum meninggalkan lokasi, ia sekali lagi meminta bangunan ilegal tersebut dibongkar.

Dan berikut merupakan video nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *