Asam folat merupakan salah satu nutrisi yang sangat penting pada masa kehamilan dalam membantu perkembangan janin dan mencegah berbagai risiko kelainan saat proses kelahiran. Untuk itu Anda harus mengetahui apa saja manfaat asam folat untuk ibu hamil, dan berapa jumlah asupan asam folat yang Anda butuhkan.

Asam folat yaitu vitamin B6 yang memiliki peran sangat penting dalam meningkatkan fungsi otak, memproduksi sel darah merah, dan juga membantu dalam membentuk tabung saraf bayi dalam kandungan. Asam folat juga sangatlah berfungsi dalam produksi DNA dan RNA yang merupakan komponen utama genetik dalam tubuh.

Asam folat juga sangat diperlukan oleh tubuh, terutama pada masa bayi, reemaja, sebelum, dan selama kehamilan. Karena dengan mengonsumsi asam folat yang cukup sangat baik dalam mencegah berbagai komplikasi kehamilan agar bayi lahir dengan sehat dan sempurna.

Kenapa ibu hamil perlu asam folat? Ibu hamil meemerlukan asupan nutrisi yang lengkap untuk perkembangan bayi dan asam folat merupakan salah satu yang paling esensial. Asam folat bisa mngatasi dalam terbentuknya tabung saraf embrionik yang juga salah satu tahap awal otak dan sumsum tulang belakang bayi terbentuk. Oleh karena itu, yuk ketahui lebih dalam lagi apa saja sih manfaat asam folat untuk ibu hamil berikut ini:

Manfaat asam folat untuk ibu hamil

Berperan dalam perkembangan otak bayi

Pada usia 3-4 minggu kehamilan, itu merupakan masa yang sangat penting dimana otak dan juga sumsum tulang belakang bayi akan berkembang di tahap-tahap awal. Tahap ini pun harus Anda dukung dengan memenuhi asam folat yang cukup, dan jika tidak maka akan meningkatkan risiko cacat lahir pada bayi.

Manfaat asam folat untuk ibu hamil juga akan membantu dalam mengembangkan sel-sel otak, pembuatan DNA dan juga RNA, pembentukan sel darah merah, dan mencegah terjadinya kelainan pada otak. Sehingga, ibu hamil sangat disarankan agar selalu memenuhi asupan asam folat demi perkembangan janin pada masa kehamilannya.

Mengurangi risiko spina bifida

Asam folat sangatlah dibutuhkan ibu hamil agar dapat mencegah bayi cacat tabung saraf atau spina bifida. Spina bifida adalah kondisi cacat lahir yang diakibatkan oleh perkembangan abnormal tabung saraf dimana struktur otak dan sumsum tulang belakang menjadi tak berkembang dengan sempurna.

Spina bifida bisa terjadi jika dalam sepanjang tulang belakang dan pada saat tabuh saraf tak tertutup sempurna sehingga akan menimbulkan tidak dapat melindungi sumsum tulang belakang tersebut. Hingga pada akhirnya, bayi yang lahir dengan kelainan spina bifida akan mengalami masalah kelumpuhan yang cukup serius dan juga cacat dalam jangka yang panjang.

Menghindari risiko terjadinya keguguran

Keguguran merupakan sebuah kondisi dimana kelahiran tak terduga terjadi sebelum usia kehamilan 20 minggu, dimana embrio atau janin keluar secara spontan sebelum sempat bertahan hidup.

Pada dasarnya memang penyebab terjadinya keguguran bisa disebabkan oleh banyak hal. Namun, menurut penelitian, salah satu faktor risiko kegugguran yaitu akibat ibu hamil kekurangan asupan asam folat. Ibu hamil sangat sekali disarankan agar selalu mengonsumsi asupan asam folat yang tercukupi demi keselamatan kelahiran bayi nantinya.

Mengurangi risiko anencephaly

Manfaat asam folat untuk ibu hamil muda juga sangat berguna dalam mengurangi risiko anencephaly. Anencephaly adalah kondisi cacat lahir dimana otak dan tulang tengkorak bayi menjadi tak berkembang dengan sempurna selama masa kehamilan berlangsung.

Kondisi ini yang akan menyebabkan bagian otak kecil bayi tak akan berkembang dengan sempurna. Otak kecil ini bertanggung jawab untuk semua fungsi tubuh misalnya berpikir, bergerak, melihat, dan mendengar.

Sekitar kurang lebih mencapai angka 75% bayi dengan anencephaly akan lahir telah mati atau mengalami keguguran. Beberapa kasus lainnya juga bayi hanya bisa bertahan hidup selama beberapa hari saja atau bahkan beberapa jam saja.

Mencegah terjadinya bibir sumbing dan celah langit-langit

Ibu hamil yang asam folatnya tercukupi sebelum dan selama kehamilan akan mengurangi terjadinya bibir sumbing dan celah langit-langit. Bibir sumbing dan langit-langit mulut merupakan kondisi cacat lahir lainnya dimana bibir atau mulut bayi tak akan terbentuk dengan sempurna selama kehamilan. Kelainan inilah yang akan memicu masalah makan dan berbicara pada si anak nantinya.

Mengurangi risko kelahiran prematur

Asupan asam folat untuk ibu hamil dan janin pada kehamilan trimester 1 bisa mengurangi risiko bayi lahir secara prematur. Kelahiran prematur bisa terjadi karena kondisi bayi lahir lebih awal atau lebih cepat sekitar lebih dari tiga minggu perkiraan kelahirannya.

Bayi yang lahir dengan prematur pun akan memiliki risiko masalah medis yang lebih besar dan rumit. Kondisi juga sangat memungkin akan memicu beberapa komplikasi yang bisa membahayakan kesehatan bayi dalam kandungan.

Mengurangi risiko bayi lahir dengan berat badan yang rendah

Memenuhi asam folat untuk ibu hamil muda bisa bermanfaat dalam mengurangi risiko bayi yang terlahir dengan berat badan yang rendah atau di bawah 2,5 kilogram. Pada umumnya bayi bayi bisa dikatakan normal jika lahir dengan berat badan sekitar 2,7 hingga 4 kilogram. Bayi dengan berat badan yang rendah pun memang akan bisa terlahir dengan sehat, namun mungkin nantinya bisa saja memiliki berbagai masalah kesehatan yang cukup serius.

BACA JUGA: Rekomendasi makanan sehat untuk ibu yang sedang menyusui

Nah itu dia beberapa manfaat asam folat untuk ibu hamil yang sangat penting untuk perkembangan janin yang ada dalam kandungannya. Asupan asam folat memang harus benar-benar terpenuhi terutama dalam 12 minggu pertama.

Asam folat biasanya secara alami ditemukan di dalam buah dan sayuran yang memiliki warna hijau gelap, seperti bayam, brokoli, alpukat, lagum, asparagus, sawi hijau, dan masih banyak lagi.