Penyebab susah buang air besar memang kerap sulit sekali untuk diketahui dengan pasti. Namun, secara umum ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan kontipasi atau sulit buang air besar, diantaranya yaitu pola makan yang buruk, kehamilan, menunda buang air besar, pengaruh dari obat-obatan tertentu, atau memang karena kondisi kesehatan.

Susah buang air besar atau yang sering disebut dengan sembelit, dalam bahasa medis disebut dengan kontipasi, terjadi pada saat frekuensi buang air besar menjadi berkurang. Sebenarnya frekuensi buang air besar bisa berbeda-beda pada setiap orangnya. Namun tak ada patokan baku mengenai berapa kali normalnya buang air besar dalam sehari atau seminggunya.

Namun, biasanya tak buang air besar dalam lebih dari tiga hari atau frekuensi BAB kurang dari tiga kali seminggu sudah pasti dapat dikatakan sebagai susah buang air besar. Ini karena setelah tiga hari, struktur tinja menjadi lebih keras dan lebih sulit untuk dikeluarkan nantinya.

Lalu sebenernya apa saja sih yang menjadi penyebab susah buang air besar itu? Nah, jika Anda belum mengetahuinya, berikut ini beberapa kondisi umum yang menjadi penyebab susah BAB antara lain:

Penyebab susah buang air besar

Pola makan yang buruk

Pola makan yang kurang sehat, seperti kekurangan serat serta kekurangan cairan, merupakan salah satu penyebab susah buang air besar berhari-hari. Selain itu, perubahan pola makan dan terlalu banyaknya mengonsumsi produk olahan susu juga bisa menyebabkan susah buang air besar. Di samping itu, gangguan makan pun juga ikut berkontribusi terhadap terjadinya kontipasi. Malas berolahraga atau kurangnya aktif dalam bergerak pun bisa mengundang terjadinya kontipasi.

Kehamilan

Sekitar 40 persen wanita yang sedang dalam masa kehamilan akan mengalami kontipasi selama kehamilannya, terutama pada awal-awal periode kehamilan. Kontipasi dapat dialami ibu hamil karena selama kehamilan, tubuh akan memproduksi lebih banyak hormon progesteron yang efeknya dapat mengendurkan otot, sehingga menyulitkan otot usus untuk berkontraksi. Dan akibatnya, ibu hamil pun akan mengalami kesulitan untuk buang air besar.

Menunda buang air besar

Penyebab susah buang air besar balita, anak-anak, atau bahkan orang dewasa memiliki keengganan pergi ke toilet untuk buang air besar pada saat dirinya terasa ingin BAB, entah karena alasan takut, malu, tidak memiliki privasi untuk menggunakan toilet, atau berbagai alasan lainnya.

Namun, justru dengan menunda-nunda buang air besar pada saat ada desakan untuk melakukannya, justru hal tersebut akan berisiko menyebabkan konstipasi. Dengan kata lain, bersegeralah dalam menjawab panggilan alam tersebut.

Adanya pengaruh dari obat-obatan

Mengonsumsi obat-obatan tertentu juga bisa menimbulkan efek samping berupa susahnya buang air besar. Obat-obatan tersebut dapat meliputi suplemen kalsium, suplemen zat besi, obat antiepilesi, antidepresan, antipsikotik, obat-obatan diuretik, serta obat pereda nyeri golongan narkotik, seperti kodein dan morfin.

Selain itu pula, obat yang digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan, seperti antasida dan antidiare, serta kebiasaan dalam penggunaan obat laksatif, juga akan menimbulkan kontipasi.

Memiliki kondisi kesehatan tertentu

Pada kasus yang terjadi, kesulitan dalam buang air besar memang bisa dianggap sebagai pertanda adanya kondisi medis tertentu, misalnya seperti diabetes, sindrom iritasi pada usus besar, hiperkalsemia, atau adanya kelebihan kalsium dalam darah, kelenjar tiroid yang kurang aktif, fisura ani, penyakit radang usus, kanker usus besar atau dubur, hingga adanya kelainan saraf seperti pada multiple sclerosis, stroke, penyakit Parkinson, atau adanya cedera pada saraf tulang belakang.

Faktor-faktor psikologis

Penyebab susah buang air besar berhari-hari lainnya bisa terjadi pada mereka yang memiliki masalah psikis, seperti stres, kecemasan berlebih, depresi, trauma akan hal kekerasan, atau telah terjadi sebuah pelecehan seksual padanya.

Dehidrasi

Dehidrasi juga bisa menjadi salah satu penyebab susah buang air besar karena dalam tubuh kekurangan cairan. Jika tubuh kita kekurangan cairan, usus besar akan menyerap air dari sisa-sisa makanan Anda. Alhasil, feses yang dihasilkan usus menjadi kering, keras, dan juga susah untuk dikeluarkan.

Itu kenapa sangat diperlukan untuk Anda lebih rajin minum air jika BAB ingin menjadi lancar. Dan minumalah setiap kali Anda merasa haus.

Usia yang semakin bertambah

Seiring bertambahnya usia, metabolisme tubuh pun biasanya akan menjadi melambat. Inilah yang dapat menjadi salah satu penyebab susah BAB di usia senja. Usia yang bertambah tua juga akan menyebabkan aktivitas usus semakin melambat.

Otot-otot pada saluran pencernaan pun bisa menjadi tak berfungsi maksimal untuk menghasilkan feses yang lembut dan mudah untuk dikeluarkan.

BACA JUGA: Cara mengatasi susah BAB dengan mudah dan sederhana

Nah itulah beberapa penyebab susah buang air besar yang mungkin Anda belum ketahui. Penyebab susah BAB sendiri memang bisa bervariasi pada setiap orangnya. Begitu pun mengenai langkah penanganannya akan tergantung pada penyebab dan juga seberapa parah kondisi Anda.