Ada banyak alasan wanita meninggalkan pria yang masih ia cintai. Pasalnya, tak hanya masalah cinta, ada banyak hal yang sangat penting dan memang seharusnya terpenuhi dalam sebuag hubungan asmara atau pernikahan. Lalu, apa yang menjadi alasan wanita meninggalkan pria yang ia cintai tersebut?

Terkadang cinta sejati pun tak hanya cukup untuk membangun suatu hubungan serius dan langgeng. Ada banyak faktor yang mempengaruhi bertahannya suatu hubungan cinta terhadap pasangan.

Bahkan pada saat perasaan cinta masih ada, berbagai faktor lain yang tak mendukung pun bisa menjadi salah satu faktor pendukung seorang wanita akhirnya memilih pergi meninggalkan pasangannya.

Bukan maksud hatinya untuk bersikap egois, namun pasti akan ada penyebab lain yang memungkinkan hal tersebut. Dan inilah diantaranya beberapa alasan wanita meninggalkan pria meskipun masih mencintainya.

Alasan wanita meninggalkan pria yang dicintainya

Merasa sendiri dan kesepian

Anehnya, meski sedang bersama pasangan wanita bisa saja merasa kesepian. Pada saat menjalin hubungan, wanita akan cenderung menganggap pasangannya sebagi dunianya. Terkadang perasaan sendiri ketika diabaikan pasangan atau pasangan tak mendukungnya secara emosional, maka perempuan akan mempertanyakan apakah sebaiknya hubungan yang sedang dijalani diakhiri saja.

Wanita merasa tak dianggap

Alasan wanita meninggalkan pria yang selanjutnya yaitu saat seorang wanita perlu merasa dirinya dibutuhkan dan dianggap. Misalnya, wanita suka diberi perhatian, butuh dimengerti, diterima, dihormati dan di dukung, sama seperti pria.

Pada saat perempuan menceritakan banyak hal pada pasangan, berarti ia ingin mempererat ikatan batin dan koneksi hati dengan pasangannya. Jadi pada saat mereka tak mendapatkan hal tersebut dari pasangannya, kemungkinan besar ia akan dengan cepat memutuskan untuk pergi meninggalkannya.

Tak suka jika pasangan mudah ditebak

Tak ada yang suka terjebak dengan kebosanan, dan mungkin hal inilah yang menjadi salah satu dasar wanita tak memilih pria yang mudah untuk ditebak. Bahkan note kecil bertuliskan ‘Terima Kasih’ yang diselipkan oleh pasangan bisa menjadi percikan kecil yang membuat wanita menjadi lebih senang. Hal-hal inilah yang diperlukan perempuan dalam menjalin hubungan, ia ingin cintanya hidup pada setiap harinya.

Pasangan tak pernah ada untuknya

Ketika pasangan tak pernah ada untukknya, secara perlahan ia akan belajar menguatkan diri sendiri. Dari situlah akan terbentuk pemikiran tak butuh pria. Wanita akan cenderung berpikir jika ia bisa menghadapi kehidupannya sendiri tanpa support pasangan. Ketidakpuasan bercinta juga bisa menjadi salah satu alasan wanita meninggalkan pria hingga terjadilah retaknya suatu hubungan.

Ketika pasangan tak pernah ada untuknya, ia pasti akan memikirkan dua kali mengapa bertahan dalam hubungan yang melelahkan.

Terjadinya perubahan signifikan dalam hidup

Usia yang terus bertambah tak jarang akan berdampak secara psikologis pada pasangan yang sedang menjalin hubungan. Proses pendewasaan terjadi pada saat yang berbeda-beda bagi setiap wanita. Pada akhirnya wanita akan sadar jika mereka tak menginginkan mobil mewah ataupun pakaian bermerek. Justru mereka lebih ingin dirinya merasa seksi dan dibutuhkan oleh pasangan mereka.

Di usia yang semakin tua, wanita akan ditinggalkan oleh anak-anak yang sudah sibuk dengan dunianya masing-masing. Stres karena keadaan finansial atau penyakit pun tiba-tiba datang terjadi. Wanita akan membutuhkan pria yang dapat diandalkan saat menjalani perubahan drastis dalam hidupnya. Jika wanita merasa tidak mendapatkan dukungan, maka hal itulah menjadi salah satu alasan wanita pergi meninggalkan pria tersebut meski dirinya masih cinta.

Hubungan menjadi membosankan

Pria sangat menyukai rutinitas yang nyaman sementara wanita lebih membutuhkan spontanitas yang menimbulkan getaran di hati. Saat suatu hubungan telah berjalan lama, pria cenderung memperlakukan wanita menjadi tak istimewa seperti diawal hubungan. Hal inilah yang dapat menjadi pemicu hubungan menjadi kehilangan percikan dan terasa datar.

Bagi wanita, pasangannya bukan hanya sekedar benda hidup, namun juga sosok yang sangat spesial yang telah hadir untuk menjadi pasangan hidupnya. Agar hubungan keduanya berjalan dengan baik, butuh kerjasama dari kedua belah pihak untuk membuat segala sesuatu menjadi tetap segar dan menyenangkan.

BACA JUGA: Tips mengakhiri hubungan tidak sehat lagi

Jadi, sekarang sudah tahu mengapa ada banyak wanita yang akhirnya memutuskan meninggalkan pria, meski mereka mengaku masih mencintai pasangannya itu?

Nah untuk mencegah hal itu terjadi, alangkah baiknya apabila dalam satu hari kamu tak punya banyak waktu, usahakan untuk meluangkan waktu lima menit saja untuk benar-benar hadir dengan pasangan. Cobalah untuk benar-benar berbincang dan menghabiskan waktu berkualitas berdua dan saling mendengarkan satu sama lain.