Seorang pria bunuh wanita lalu makan otaknya kini telah ditangkap dan diamankan karena perbuatan kejinya tersebut.

Lloyd Bagtong (21), ditangkap oleh pihak kepolisian pada hari Kamis (5/12) di Kota Talisayan, Misamis Oriental, Filipina.

Bagtong ditangkap setelah jasad wanita tak teridentifikasi ditemukan di sekitar rumahnya di Barangay Punta, berjarak sekitar empat kilometer.

Saat ditemukan, jasad wanita itu masih mengenakan celana jeans denim namun sudah tanpa atasan.

Kepada pihak kepolisian, Bagtong mengatakan jika ia tengah mabuh dan merasa kelaparan hingga insiden berdarah itu akhirnya terjadi.

Berdasarkan pengakuan si pria bunuh wanita lalu makan otaknya, wanita tersebut mengajaknya berbicara dengan menggunakan bahasa Inggris.

Namun, Bagtong tak memahami apa yang diucapkan oleh si wanita tersebut.

“Tersangka mengatakan ia membunuh korban karena berbicara menggunakan bahasa Inggris. Hal itu mungkin membuatnya (Bagtong, red) kesal,” terang Kapten Maribeth Ramoga dari kepolisian Talisayan

Sebelum pembunuhan terjadi, seorang saksi mata menyebutkan jika ia melihat Bangtong tengah berjalan dengan korban di lokasi sekitar jasad korban ditemukan.

Saksi mata itu pun kemudian menaruh curiga pada Bagtong telah membunuh dan memenggal kepala wanita di tempat kejadian menggunakan parang besar yang terselip di pinggangnya.

Diduga, korban dibunuh pada hari Kamis dini hari. Kepada polisian Bagtong menuturkan, jika ia sempat memasak nasi sebelum mengonsumsi otak korban sebagai lauknya.

Ia lalu membuang tengkorak kepala korban ke dalam lubang dekat rumahnya. Selain tengkorak itu, polisi juga menemukan kain yang berlumuran darah, yang diyakini digunakan BAgtong untuk membukus kepala korban.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Bagtong diduga memiliki gangguan mental. Diketahui, Bagtong sempat mencoba melarikan diri saat sedang dalam penangkapan.

Menurut laporan, Bagtong mencoba kabur ketika mobil yang dikendarainya bersama polisi mengalami ban meletus dan menyebabkan mereka berhenti di tengah jalan.

BACA JUGA: Karena larangannya bekerja di salon tak didengar, Seorang suami tega bunuh istri di Gorontalo

Ia memohon kepada polisi agar diberi izin keluar dari mobil. Saat polisi mengubah posisi tangannya ke depan untuk diborgol, Bagtong menggunakan kesempatan itu untuk kabur.

Namun, polisi berhasil menembaknya sebanyak tiga kali. Dua peluru mengenai dadanya dan satu lagi mengenai sisi badannya.

Saat polisi membawa si pria bunuh wanita lalu makan otaknya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, Bagtong ternyata dinyatakan meninggal dalam perjalanan.