Pengguna sosial media baru-baru ini dibuat geram lantaran ada sebuah video beredar  yang merekam aksi dua perempuan joget menirukan gerakan sholat dan diiringi musik dugem.

Sebelumnya menjadi viral, diketahui video tersebut tayang di Story akun Facebook bernama VhinaPute hingga akhirnya beredar luas ke berbagai platform media sosial.

Ironisnya, selain joget menirukan gerakan solat yang diiringi musik dugem, salah satu gadis yang terdapat di video tersebut bahkan sampai joget beralaskan sajadah layaknya sedang beribadah sholat.

Dalam tayangan, keduanya terlihat sangat asyik berjoget dengan memperaktikan gerakan solat yang tak sewajarnya mereka lakukan tersebut.

View this post on Instagram

Pelaku video viral dua perempuan yang sedang mempraktikkan gerakan salat disertai goyangan dan iringan musik ditangkap Polisi. (Simak endingnya). . . Polres Sorong Kota melalui Tim Opsnal Reskrim akhirnya berhasil menangkap dua orang perempuan masing-masing berinisial FN dan TS, yang terekam di dalam video sedang melakukan pelecehan terhadap Agama Islam, yakni melakukan gerakan salat disertai goyangan dan diiringi musik disko, Selasa (10/12). . . Tidak hanya kedua perempuan yang terekam di dalam video yang ditangkap, orang yang melakukan perekaman video viral yang berinisial A juga sudah diamankan. . . Saat ini, ketiga orang tersebut dan satu orang saksi sedang menjalani pemeriksaan intensif, di Unit IV Tipidter Polres Sorkot untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. . . Kapolres Sorong Kota AKBP Mario Siregar, SIk melalui Kasat Reskrim Polres Sorong Kota AKP Syarifur Rahman, SIk mengatakan kedua perempuan yang ada di dalam video dan yang merekam, ditangkap di tempat yang berbeda. . . “Untuk FN dan A kami tangkap di rumah A, di belakang Mega Mall. Sedangkan tersangka TS ditangkap di jalan victory,” ungkap Kasat Reskrim AKP Syarifur Rahman. . . Saat ini, kata Syaifur, keempatnya masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Hal ini untuk mengetahui apa motif dari perbuatan yang mereka lakukan. . . "Dua orang yang ada di dalam video masih di bawah umur dan sudah tidak sekolah. Sedangkan yang merekam masih berstatus sebagai siswa di salah satu SMA di Kota Sorong," bebernya. . . Pantauan media ini, orang tua dari FN, TS dan A saat ini sudah berada di Polres Sorkot untuk mendampingi putri mereka menjalani pemeriksaan. Selain itu, para orang tua dari ketiga perempuan ini juga akan diminta keterangan terkait perbuatan anak-anaknya. . . . . . #faktaindo #beritaindonesia #berita #fakta #beritanasional #infoindonesia #infoterkini #beritaterbaru #infoterbaru #beritaterkini #beritajakarta #infojakarta #faktaterkini #videoberita #beritahariini

A post shared by Berita & Fakta Indonesia (@fakta.indo) on

Kini, setelah banyak menuai kritikan pedas netizen, video yang menjadi viral itu pun telah dihapus dari Story Facebook maupun grup Wa.

Namun, Polres Sorong Kota melalui Tim Opsnal Reskrim akhirnya berhasil menangkap dua orang perempuan masing-masing berinisial FN dan TS tersebut.

Tak hanya ke dua perempuan yang ada di video tersebut yang kini ditangkap oleh Polisi, namun orang yang melakukan perekaman video dua perempuan joget gerakan solat yang berinsial A pun juga ikut diamankan oleh kepolisian.

Saat ini, ketiga orang tersebut dan satu orang saksi sedang menjalani pemeriksaan intensif, di Unit IU Tipidter Polres Sorong Kota untuk mempeertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolres Sorong Kota AKBP Mario Siregar, SIk melalui Kasat Reskrim Polres Sorong Kota AKP Syarifur Rahman, SIk mengatakan kedua perempuan yang ada dalam video dan yang merekam ditangkap di tempat yang berbeda.

“Untuk FN dan A kami tangkap di rumah A, di belakang Mega Mall. Sedangkan tersangka TS ditangkap di jalan victory,” ungkap Kasat Reskrim AKP Syarifur Rahman.

BACA JUGA: Gembira karena diliburkan sekolah, aksi dua bocah joget di kebakaran lahan jadi viral

Saat ini, kata Syaifur, keempatnya masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Hal ini untuk mengetahui apa motif dari perbuatan yang mereka lakukan.

“Dua orang yang ada di dalam video masih di bawah umur dan sudah tidak sekolah. Sedangkan yang merekam masih berstatus sebagai siswa di salah satu SMA di Kota Sorong,” bebernya.

Pantauan media ini, orang tua dari FN, TS dan A saat ini sudah berada di Polres Sorkot untuk mendampingi putri mereka menjalani pemeriksaan. Selain itu, para orang tua dari ketiga perempuan ini juga akan diminta keterangan terkait perbuatan anak-anaknya.