Perselingkuhan adalah hal yang tak diinginkan oleh semua orang dalam hubungan asmara, siapa pun yang menjadi korban perselingkuhan akan merasa marah bahkan bisa ada dampak buruk perselingkuhan yang didapatkan.

Tidak mudah untuk menahan diri menghadapi perselingkuhan yang dilakukan pasangan. Sebagian orang dapat berbuat nekad dan khilaf karena perselingkuhan.

Perselingkuhan bisa berdampak menyakitkan bagi orang yang diselingkuhi. Namun, menurut Leilla Blackwell, seorang relationship coach asal Amerika Serikat (AS), bukan berarti orang yang berselingkuh tak terdampak negatif akibat perbuatannya.

Leilla mengatakan, bila seseorang terbukti berselingkuh dan perbuatannya diketahui banyak orang di lingkungan dekatnya, konsekuensi perbuatan itu justru bisa lebih buruk (dan lama) bagi pelaku ketimbang yang diselingkuhi.

Diselingkuhi oleh suami atau pacar memang sudah jelas akan memberikan dampak negatif bagi korbannya. Namun perlu diketahui bahwa orang yang selingkuh pun juga akan merasakan dampak negatif perselingkuhan yang dilakukannya. Berikut beberapa dampak buruk perselingkuhan bagi korban dan pelaku perselingkuhan.

8 dampak buruk perselingkuhan

Memberikan trauma psikologis

Yang paling merasa tertekan dalam perselingkuhan adalah korban. Rasa marah, kesal, sakit hati, sedih, kecewa dan perasaan lainnya harus ia terima dalam satu waktu. Akan sangat sulit bisa menenangkan diri dalam menghadapi pasangannya yang ketahuan selingkuh.

Perselingkuhan bisa berdampak besar bagi korbannya seperti mengalami depresi, murung, tidak bisa mengontrol diri dan emosi serta menjadi uring-uringan. Perubahan sikap juga bisa terjadi setelah seseorang diselingkuhi seperti berubah menjadi kasar.

Akibat selingkuh bagi wanita juga memberikan dampak psikologis yang bisa dialaminya karena semua orang akan menyalahkan dan menghujatnya. Lingkungan akan memandang buruk dirinya dan bisa saja orang disekitarnya mengucilkannya. Belum lagi gunjingan dan pandangan sinis orang terhadap dirinya.

Hilangnya kepercayaan

Orang yang berselingkuh akan sulit mendapat kepercayaan dari pasangannya meskipun ia tidak lagi berselingkuh. Meskipun ia berjanji untuk setia setelah melakukan kesahan, sangat sulit orang-orang disekitarnya untuk mempercayainya. Tidak hanya dari pasangan sendiri, keluarga dan lingkungan pun akan sulit untuk mempercayainya kembali.

Korban perselingkuhan juga akan mengalami krisis kepercayaan baik pada dirinya sendiri atau pun pasangannya. Ia juga akan bersikap kritis terhadap hal-hal yang mengarah pada perselingkuhan dan kehadiran orang ketiga. Itulah mengapa orang yang diselingkuhi butuh dukungan dengan cara menenangkan hati dan pikirannya.

Rasa malu dan rendah diri

Malu akan dirasakan oleh orang yang diselingkuhi, ia merasa rendah diri karena pasangannya berpaling darinya. Ia akan merasa tidak mampu untuk membahagiakan pasangannya sehingga terjadilah perselingkuhan. Sementara, orang yang berselingkuh juga akan merasakan malu ketika dirinya ketahuan berselingkuh.

Apalagi jika dirinya adalah seorang pemimpin, panutan atau orang yang disegani dan dikagumi banyak orang. Begitu juga dengan orang yang menjadi selingkuhan, ia juga akan malu karena dirinya telah mau menjadi selingkuhan dan menjadi perusak hubungan orang. Namun ada juga yang tidak malu dengan apa yang telah dilakukannya.

Perceraian dan perpisahan

Perselingkuhan juga kerap berujung pada perpisahan dan menjadi penyebab perceraian suami istri yang paling banyak terjadi. Perceraian juga memiliki beberapa dampak seperti dampak positif perceraian untuk masa depan, dampak perceraian bagi istri dan dampak perceraian terhadap anak-anak.

Perasaan takut, selalu curiga dan was-was

Tidak ada orang yang ingin kejadian menyakitkan kembali terulang dalam hidupnya seperti perselingkuhan. Rasa takut terulang kembali akan tertanam dalam diri yang membuat rasa curiga selalu muncul jika ada hal yang mengusik hidupnya. Rasa was-was juga kerap kali dirasakan ketika mendapati sesuatu yang mengarah pada ciri-ciri wanita selingkuh atau ciri-ciri pria selingkuh.

Menjadi sensitif dan berpikiran negatif

Dampak lainnya yang sering terjadi pada orang yang berselingkuh, yang menjadi selingkuhan dan korban adalah mereka menjadi lebih sensitif dan cepat berpikiran buruk terhadap segala sesuatu.
Terutama dalam hal hubungan dan percintaan. Perasaan selalu curiga kepada pasangan akan melekat pada diri orang yang terlibat perselingkuhan karena mereka telah mengalami sendiri dan takut hal itu terulang kembali.

Rentan terkena HIV/AIDS

Dampak negatif perselingkuhan yang paling berbahaya adalah berpeluang terkena penyakit menular yang berbahaya, HIV/AIDS. Tidak hanya menyerang orang yang doyan selingkuh dan berganti pasangan, namun juga bisa membahayakan keluarga.
Ia bisa menularkan penyakit ini kepada orang terdekat yang berada disekitarnya. Oleh karena itu, cobalah untuk setia pada satu pasangan saja agar dari terhindar dari penyakit menular berbahaya lainnya.

Mendapat penilaian negatif dan dipandang rendah

Orang yang berselingkuh akan mendapat cap negatif dimasyarakat. Masyarakat juga akan memandang rendah orang yang berselingkuh karena termasuk pada perbuatan tercela dan dinilai tidak berperasaan karena telah berkhianat dan melukai hati keluarga. Hal ini juga berlaku untuk orang yang menjadi selingkuhan, orang-orang akan menghujat dirinya sebagai pelakor dan perusak hubungan orang lain.

BACA JUGA: Ciri-ciri pasangan selingkuh di belakangmu

Itulah 8 dampak buruk perselingkuhan yang bisa terjadi dalam kehidupan orang yang mengalaminya. Semoga bermanfaat, dan bisa menjadi bahan untuk Anda berfikir-fikir agar tak melakukannya karena akan ada dampak buruk perselingkuhan nantinya.