in

Tak mampu beli, Ayah ini buatkan tas dari tali rapia untuk anaknya sekolah

Semua orang tua pasti inginkan yang terbaik bagi buah hatinya. Hanya saja, tidak semua orang punya kondisi ekonomi yang mencukupi.

Bahkan, tidak sedikit orang tua yang harus melalui perjuangan yang tak mudah hanya untuk keperluan sekolah untuk sang buah hati.

Salah satu kisah haru perjuangan orangtua kali ini terjadi di Kamboja. Dimana seorang ayah tak punya cukup uang untuk membelikan tas sekolah anaknya

Alhasil, ia memutuskan untuk membuat tas sekolah bagi sang buah hati yang dibentuk dari tali rapia.

Akun Facebook Sophous Suon, Rabu (19/6), Sophous Soun yang menjadi guru kelas menceritakan bahwa muridnya datang ke sekolah membawa tas dengan tampilan berbeda dari tas sekolah pada umumnya.

Pasalnya tas milik muridnya itu terbuat dari anyaman tali rapia berwarna biru yang dibentuk sangat menyerupai tas.

Bocah yang tak diketahui identitasnya itu lalu menjelaskan tentang tas uniknya yang di buatkan oleh sang ayah. Dalam status Facebook yang di unggah Minggu (16/6) pukul 20.01 waktu setempat, Sophous Soun mengunggah sejumlah foto yang memperlihatkan detail dari tas tersebut.

Dari unggahan itu, terlihat betapa kreatifnya sang ayah yang berhasil mebuat tas ransel hanya dengan menggunakan material tali rapia. Terlebih, tas ransel tersebut juga tampak kuat diisi dengan banyak buku.

Seperti tas sekolah yang asli, tas ransel buatan yang kreatif itu bahkan dilengkapi dengan tali selempang meski diambil dari tas bekas.

Selain itu juga warna tas berwarna biru itu juga punya desain yang unik karena tutupnya berupa jepitan layaknya tas sekolah pada umumnya.

Sophous Suon sendiri menyatakan bahwa dirinya akan segera menemui ayah dari muridnya perihal persetujuan menerima donasi.

Sophous juga berharap nasib muridnya itu dapat berubah agar nantinya dapat hidup lebih layak.

Kisah inspiratif tersebut juga telah menyedot perhatian banyak orang yang menawarkan donasi untuknya.

Sampai saat ini, unggahan Sophous Soun telah dibagikan 6 ribu kali dan mendapat berbagai komentar dari warganet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *