in

Tidak mampu menahan nafsu, seorang driver ojek online di Bandar Lampung berani menggagahi penumpangnya di semak-semak

Tidak mampu menahan nafsu, seorang driver ojek online di Bandar Lampung berani menggagahi penumpangnya di semak-semak

Driver ojek online yang diketahui bernama Suban Qohar, warga Sukamenanti, Kecamatan Kedaton, nekat melakukan pencabulan terhadap penumpangnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis malam, 6 September 2018, dan menimpa KK (22), warga Sukamenanti, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung.

Percobaan pencabulan ini bermula dari perkenalan antara pelaku dan korban seminggu sebelum kejadian.

Pelaku mendapat orderan dari korban seminggu sebelum kejadian, dari perkenalan itu, pelaku intens melakukan komunikasi melalui aplikasi chat.

Kemudian pelaku mengajak korban untuk makan malam bersama, belum sampai ke tempat tujuan tersangka membelokkan kendaraannya ke jalan rumah kosong yang bersemak-semak, dan di situlah terjadi perbuatan cabul.

Bukan tanpa perlawanan, korban mencoba melawan dengan berteriak meminta tolong.

Mendengar ada suara wanita minta tolong, warga Sukamenanti mendatangi sumber suara dan kedapatan pelaku ini mau bertindak cabul, dan pelaku langsung digondol ke kantor polisi.

Sementara itu menanggapi peristiwa ini, Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Harto Agung Cahyo menghimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada.

Pihak kepolisian juga menghimbau kepada para pengguna jasa transportasi online dan juga para driver untuk selalu waspada pada malam, biasanya kejahatan jalanan terjadi pada malam hari.

Tersangka mengaku bahwa ia tiba-tiba memiliki niat jahat terhadap korban. Hal itu terjadi saat mengajak korban makan malam ke sebuah mall.

Menurut tersangka, ia pertama kali mengenal korban saat mendapat pesanan ke Jati Agung, seminggu sebelum kejadian.

Saat dalam perjalanan, tersangka mengaku bahwa muncul niat jahat pada dirinya.

Alih-alih membawa korban ke mall, tersangka malah membawa korban ke rumah kosong di Jalan Rusa, Bandar Lampung.

Pihak kepolisian menuturkan, saat ini pihaknya masih memproses pelaku. Driver ojek online tersebut diancam dengan pasal 289 KUHP.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *