in

Dikepung kawanan gajah, tubuh Mbah Surip hancur dikunyah hidup-hidup

Dikepung kawanan gajah, tubuh Mbah Surip hancur dikunyah hidup-hidup

Sifat kanibal dari kawanan gajah liar belakangan menajdi teror besar di wilayah Suoh Kabupaten Lampung Barat dan Bandar Negeri Semong Kabupaten Tenggamus.

Pasalnya, beberapa waktu lalu gajah-gajah liar telah menewaskan Mbah Surip, pria 70 tahun yang dibunuh dengan cara dikunyah hidup-hidup. Duh, ngeri ya.

Nggak masuk akan dan jadi pertanyaan besar mengapa hewan mamalia itu berubah jadi monster dan predator yang mematikan.

Sebelumnya telah diberitakan kawanan gajah berkeliaran di Pekon Roworejo Kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat.

Pada Selasa(3/7) sekitar pukul 03.30 dini hari kawanan gajah liar itu merusak rumah milik Mbah Surip di Talang Marno Blok 6 Hutan Lindung Register 39 Kota Agung Utara Kecamatan Bandar Negeri Semong Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung.

Akibat kejadian itu, Mbah Surip pun meninggal dunia dan jasadnya terurai menjadi beberapa bagian dan sangat mengenaskan.

Kejadian itu mengakibatkan Mbah Surip sang pemilik rumah meninggal dengan cara yang cukup tragis dan kondisinya berantakan serta organ tubuhnya berceceran.

Menurut salah seorang warga setempat, sekitar pukul 03.00 dini hari, kawanan gajah itu mencari makan di seputaran wilayah tersebut.

Dengan kedatangan gerombolan gajah liar itu masyarakat sekitar Talang Marno Blok 6 keluar dari rumah masing-masing untuk berjaga-jaga.

Segerombolan gajah itu pun berhasil mengepung rumah Mbah Surip. Gajah-gajah itu pun memakan dan merusak tanaman miliknya.

Melihat hal itu, Mbah Surip keluar dan berniat untuk mengusir segerombolan gajah itu. Tapi nasib berkata lain, Mbah Surip justru meninggal.

Peristiwa yang mengerikan ini pun ramai jadi pembicaraan masyarakat, dan menyesalkan hingga harus ada yang tewas oleh kawanan gajah .

Akibat kejadian ini, warga setempat pun menyampaikan kalau mereka meminta perlindungan kepada instansi terkait agar hewan mamalia itu tidak arogan lagi.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *