in

3 siswi ini mabuk setelah minum jus Rp 35 ribu, bahan yang digunakannya ternyata dari tanaman obat!

3 siswi ini mabuk setelah minum jus Rp 35 ribu, bahan yang digunakannya ternyata dari tanaman obat!

Gaya hidup dan pergaulan anak zaman sekarang memang kadang diluar batasan. Sering kali mereka melakukan hal-hal yang tidak sepatutnya dilakukan di usia mereka.

Dan belum lama ini di media sosial beredar sebuah video yang memperlihatkan tiga siswi yang masih mengenakan seragam sekolah diduga mabuk jus ketum dan menjadi viral.

Dalam postingan Facebook yang sekarang ini telah dihapus itu menunjukkan video berdurasi 21 detik yang memperlihatkan ketiga siswi itu tengah berbagi jus ketum yang dikemas dalam botol.

Mirisnya, mereka terlihat begitu menikmati dan juga bangga dengan tindakan yang dilakukan oleh mereka itu.

Bagi yang belum tahu, ketum merupakan jenis tanaman yang digunakan untuk tujuan pengobatan.

Akan tetapi beberapa orang justru menyalahgunakan kandungan psikoaktif dari tanaman ini yang ternyata memabukkan.

Dilansir dari Tribunstyle.com, insiden ini sendiri terjadi di Kota Bharu, Kelantan, Malaysia. Ketiga siswi ini mengumpulkan 10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp 35 ribu untuk membeli minuman yang dilarang itu.

Ketiga siswi yang bersekolah di Bachok ini diyakini ingin tahu bagaimana rasa dan juga efek dari minuman tersebut sampai akhirnya mereka nekat untuk mencobanya.

Kepala Departemen Investigasi Kriminal Kelantan Keltik, Supt Mit Emong mengatakan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan lewat peran petugas penghubung sekolah (PPS) di negara tersebut.

Investigasi lebih lanjut terkait hal itu pun sedang dilakukan untuk menentukan validitas dari minuman tersebut.

Sementara itu Departemen Pendidikan Kelantan sedang melakukan penyelidikan atas kasus yang sama.

Menteri Pendidikan Datuk Seri Mahdzir Khalid mengatakan kalau tindakan ini akan diambil pada siswa yang bersangkutan jika video itu terbukti benar.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *