in

Selama hampir 15 jam terkubur balok es, Limbad dilarikan ke rumah sakit

Selama hampir 15 jam terkubur balok es, Limbad dilarikan ke rumah sakit

Bagi Limbad, melakukan aksi ekstrem mungkin sudah jadi hal yang biasa. Kali ini ia kembali melakukan aksi ekstrem dengan terkubur di dalam balok es selama kurang lebih 15 jam dalam acara Limbad in Action.

Acara itu disiarkan oleh salah satu stasiun televisi yang digelar di Lapangan Makodam, Surabaya, Jawa Timur pada Sabtu (24/3) lalu.

Pria yang terkenal dengan aksi-aksi berbahayanya itu melakukan aksi ekstrem itu sejak Sabtu pagi sampai malam, yakni bertepatan dengan perayaan HUT ke-10 Dahsyat di Lapangan Makodam.

Aksi pria berambut gimbal itu pun berlangsung dramatis. Ketika hampir menyentuh durasi 15 jam, kondisi Limbad menurun sampai akhirnya ia harus mendapatkan perawatan medis.

Dalam acara itu Limbad kemudian terbangun dan seakan memberitahu semua orang kalau dirinya baik-baik saja dengan mengangkat tangannya.

Tapi putri Limbad, Cecillia Gina lewat akun Instagram miliknya, @cecillimbad, menyampaikan kalau kondisi ayahnya kembali menurun setelah melakukan aksi ekstrem tersebut.

Dalam unggahannya Cecil memposting tiga buah foto yang memperlihatkan Limbad yang tengah mendapatkan perawatan medis. Wajahnya pun terlihat pucat dan kondisinya saat ini kritis.

“Cecil tau ini bukan pertama kalinya ayah @limbadindonesia lakuin aksi berbahaya, Cecil selalu deg2an setiap dampingin ayah lakuin aksi kyk gini apalagi sampai kritis😭 dan Cecil selalu berdoa semoga ayah gak kenapa2,

Cecil tau ayah orangnya berani dan selalu yakinin Cecil bahwa ayah tuh bisa lakuin setiap aksinya dengan sukses😣 ayah, Cecil disini deg2an banget dan selalu berdoa buat ayah ga kenapa2😭 love you! #Cecildukungayahterus #limbadinaction”, tulis putri Limbad dalam unggahannya itu.

Setelah mendapatkan perawatan medis, kondisi Limbad pun dikabarkan telah berangsur membaik dan perlahan melewati masa kritisnya.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *