in

Ngaku dirinya tuhan, wanita ini coba buka pintu pesawat yang lagi terbang

Ngaku dirinya tuhan, wanita ini coba buka pinta pesawat yang lagi terbang

Belakangan ini media sosial kerap dihiasi dengan kisah dari para penumpang pesawat yang menjadi perbincangan hangat netizen kemudian menjadi viral.

Beberapa waktu lalu sempat beredar sebuah video yang memperlihatkan seorang penumpang pesawat dipaksa turun lantaran ketahuan merokok saat pesawat sedang mengisi bahan bakar.

Dan kali ini jejaring sosial kembali dihiasi dengan kisah dari penumpang pesawat. Seorang wanita di penerbangan United Airlines Express memaksa membuka pintu kabin pesawat sambil berteriak dan mengaku kalau dirinya tuhan.

Kejadian itu sendiri terjadi pada Senin 5 Maret 2018 kemarin ketika pesawat regional United Express landas dari San Fransisco menuju Boise, Idaho.

Penumpang wanita yang tidak diketahui siapa namanya itu tiba-tiba berteriak dari kursinya dan berusaha untuk membuka pintu kabin ketika pesawat tengah mengudara.

Dilansir dari Liputan6.com, Jumat (9/3) para penumpang lain yang panik bersama awak pesawat berusaha untuk menahan tindakan wanita tersebut.

Saat wanita itu sedang ditahan agar tidak melakukan aksi nekat itu, beberapa kali ia pun berteriak kalau dirinya adalah tuhan.

Setelah pesawat United Airlines mendarat dengan selamat di Idaho, Skywet, perusahaan yang mengoperasikan pesawat itu pun kemudian membuat pernyataan tentang penumpang yang susah diatur itu.

Berdasarkan pernyataan dari mereka, penumpang itu telah diamankan oleh pihak berwajib ketika pesawat telah melakukan pendaratan. Walau begitu, tidak ada laporan yang menyebut perempuan tersebut ditahan polisi.

Sampai saat ini, penumpang yang bersangkutan telah mendapat pengawasan ketat dari Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Idaho untuk diusut lebih lanjut. Pihak polisi pun masih menginvestigasi kejadian tersebut.

Membuka pintu kabin pesawat sendiri merupakan hal yang paling menyeramkan dan bisa membahayakan nyawa penumpang lainnya.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *