in

Heboh video pengantin wanita pingsan dipelukan tamu, ini kisah sebenarnya dibalik peritiwa itu

Heboh video pengantin wanita pingsan dipelukan tamu, ini kisah sebenarnya dibalik peritiwa itu

Beberapa waktu yang lalu media sosial sempat dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan pengantin wanita pingsan usai ‘dipeluk’ tamu pria yang diduga mantan kekasihnya.

Sang pengantin wanita yang pingsan itu diketahui bernama Sindy (19), sementara suaminya bernama Afendes.

Pernikahan pasangan itu dilaksanakan di rumah mempelai wanita di Dusun Bambalu, Desa Lumbewe, Kecamatan Burau, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (1/3) yang mendadak viral di medsos.

Tamu pria itu bertubuh tinggi dan tegap dengan mengenakan kemeja biru yang dipadukan dengan celana hitam panjang. Pria itu naik ke atas pelaminan dan disambut sorak juga tepuk tangan dari tamu lain.

Tamu pria itu lalu memeluk Sindy dan suaminya. Ketiganya pun berpelukan erat. Dan pria itu juga sempat mengucapkan sesuatu pada Sindy.

Saat pria itu hendak turun dari pelaminan, Sindy pun tiba-tiba jatuh pingsan. Ternyata, pria itu merupakan mantan kekasih Sindy.

Pria yang nggak lain merupakan tetangga Sindy itu sudah menjalin hubungan asmara sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).

Kepala Desa Lumbewe, Bintang Aras Opu To Rampeangi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia pun mengaku menyaksikan langsung pengantin wanita yang jatuh pingsan itu.

Kebetulan saat itu Bintang menghadiri pesta pernikahan salah seorang warganya itu. Kata Bintang, Sindy memang sudah lama pacaran dengan pria yang memeluknya itu.

Hanya saja Sindy menikah dengan pilihan orang tuanya yang tak lain adalah sepupunya sendiri di Makassar. Sindy dan mantannya itu diketahui warga sudah pacaran sejak masih duduk di bangku SMP.

Bintang pun menuturkan, Sindy pingsan karena perasaannya yang ditemui oleh sang mantan kekasih yang telah lama menjalin cinta dengannya saat pesta perkawinannya.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *