in

Labrak sang ayah berduaan dengan wanita lain, gadis ini nangis histeris sampai pelakornya kabur

Labrak sang ayah berduaan dengan wanita lain, gadis ini nangis histeris sampai pelakornya kabur

Akhir-akhir ini kasus pelakor memang merupakan kasus yang sangat diwaspadai terlebih bagi mereka para wanita yang sudah mempunyai suami.

Tapi tidak menutup kemungkinan para istri juga bisa saja direbut oleh pria lain. Makanya para istri dan suami diharap untuk lebih waspada lagi dalam menjaga pasangannya.

Dan baru-baru ini seorang anak gadis yang tidak diketahui identitasnya mendatangi sebuah penginapan di Jambi bersama sang ibunda.

Sesampainya di sebuah kamar penginapan, ia pun langsung mengetuk pintu dengan kencang, sementara itu ibunya sibuk merekam aksi dari sang anak.

Setelah pintu dibuka oleh seorang pria yang diyakini itu merupakan sang ayah dari gadis tersebut, ia pun berteriak dan langsung menangis histeris.

Terdengar anak gadis itu menyebut ayahnya telah jahat kepadanya.

“Bapak itu jahat sama aku,” kata gadis tersebut terdengar mulai menangis.

Gadis itu kemudian masuk dan mendapati ada seorang wanita lain di kamar yang kemudian segera menghindar lalu keluar.

Sang ayah pun kemudian membujuk dan mengajak anak serta istrinya untuk pulang ke rumah.

Tapi sang anak tetap menangis histeris pada ayahnya. Ia meminta agar ayahnya menceraikan ibunya. Sempat terdengar pula anak gadis itu mengucap niatnya untuk menjual dirinya.

Sontak saja postingan yang diunggah akun @lambe_julid itupun langsung dipenuhi komentar dari para netizen.

putrishalim, “Musim pelakor yaaaaa .pelakor juga bakal tua om😂 Padahal kalo om sakit atau susah yg selama ini ngurus pasti anak istri.”

lisaalvira, “Ya allah kenapa sebagian perempuan suka nyakitin hati sesama yah 😢😢😢”

ergaanarki, “Lah yang ceweknya lari, yang cowoknya dari ngomongnya ketawa ketawa. 💩💩💩”

kumbok_id, “Ya Allah..smpe deg2an liat nya..ga smpe ati dgr nya..tuh PELAKOR/PECUN nya kok d biarin NGACIR??hancurkan dulu hrs nya..”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *