in

Demi foto selfie yang berbeda, tiga gadis ini nekat panjat papan reklame

Demi foto selfie yang berbeda, tiga gadis ini nekat panjat papan reklame

Selfie memang seolah sudah jadi bagian dari gaya hidup anak muda zaman sekarang. Dalam berbagai kesempatan, mereka pasti akan melakukan yang namanya selfie. Saat sedang makan, jalan-jalan atau ketika sedang kumpul dengan teman.

Gak jarang ada yang sampai rela mengambil tindakan ekstreme dan berisiko demi mendapat hasil selfie yang bagus. Seperti halnya yang dilakukan para gadis berhijab asal Malaysia ini.

Demi mendapatkan foto yang beda dan keren, mereka nekat memanjat papan reklame raksasa IPOH, Ipoh City Council, Malaysia.

Tanpa menggunakan alat pengaman tubuh sama sekali, mereka naik ke atas papan Ipoh yang berada di Jalan Kuala Kangsar.

Padahal gak main-main, ketinggiannya mencapai lebih dari 20 meter, lho. Duh, nggak kebayang apa jadinya kalau sampai jatuh.

Setelah sampai di atas, mereka gak cuma selfie, ada diantaranya yang bergelantungan di tiang besi menara. Bahkan sampai ada juga yang tiduran di seutas tali.

Tapi bukannya mendapat pujian atas keberanian mereka, ketiga gadis itu justru mendapat kecaman dari netizen. Video yang merekam aksi berani ketiganya pun dibanjiri kritikan netizen Malaysia.

Netizen mengecam aksi mereka tidak hanya karena aksinya itu membahayakan nyawa mereka, tapi juga karena tindakan ketiganya itu dinilai telah merugikan aset milik pemerintah Kota Kuala Langsar.

Bahkan hal inipun sampai membuat walikota Kuala Langsar murka melihat kelakuan mereka. Hingga sang walikota melaporkan perbuatan mereka itu ke polisi.

Dalam waktu satu minggu, pihak kepolisian Malaysia pun berhasil menangkap para pelaku yang berjumlah 8 orang, 5 laki-laki dan 3 perempuan.

Sampai saat ini, nasib kedelapan orang nekat tersebut belum diputuskan oleh pengadilan. Jika terbukti bersalah, maka mereka akan dijatuhi hukuman selama 3 bulan atau denda sebesar 500 Ringgit Malaysia.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *